0
279

Beda berita – Kebakaran melanda lahan┬áseluas satu hektare di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Rabu (1/7) sore. Wilayah dengan semak belukar itu diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya yang hendak membuka lahan.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan lahan tersebut berada di Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas.

Setelah mendapat laporan warga, Ansori menyebut pihaknya melakukan penyekatan agar api tidak semakin meluas. Kemudian para petugas langsung memadamkan api yang melahap lahan tersebut.

“Berdasarkan informasi yang diterima, lahan tersebut sengaja dibakar untuk membuka lahan oleh pemiliknya. Namun begitu masih akan kami selidiki,” kata Ansori, Kamis (2/7).

Ansori mengatakan telah ada surat edaran larangan membuka lahan dengan cara membakar. Pelanggar aturan tersebut bakal disanksi dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, kata Ansori, Gubernur Sumsel Herman Deru juga telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan sejak 20 Mei sampai 31 Oktober 2020.

“Ada 10 kabupaten yang masuk dalam daerah rawan karhutla di Sumsel termasuk Musi Rawas. Kami harap tidak ada lagi pembakaran lahan ini,” ujarnya.

Sebanyak 10 daerah di Sumsel yang rawan karhutla antara lain Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musirawas, Musirawas Utara, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).