430 Karyawan Gojek Kena PHK

0
124

Beda berita Gojek Indonesia akan melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) karyawannya. Ada sebanyak 430 orang karyawan akan terkena PHK dari manajemen.

Jumlah tersebut setara dengan 9% total karyawan Gojek yang mencapai 4.000 orang. Hal itu dibenarkan oleh manajemen Gojek. Gojek saat ini memiliki sekitar 4.000 karyawan dengan 2 juta mitra go-ride dan sekitar 500.000 mitra go-food.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Sulistyo memastikan, akan memberikan pesangon dan fasilitas lainnya kepada 430 karyawan yang di-PHK akibat pandemik COVID-19.

Karyawan Gojek yang terdampak dengan keputusan ini akan mendapat benefit, termasuk pesangon di atas standar yang ditetapkan pemerintah.

“Kami menetapkan minimum gaji 4 pekan ditambah 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja,” kata Kevin dan Andre dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6).

Gojek akan bayar cuti tahunan dan cuti melahirkan

Gojek juga memastikan akan membayar cuti tahunan yang tidak digunakan karyawan mereka yang di-PHK, selain juga hak-hak lainnya termasuk cuti melahirkan.

Masa tunggu hak kepemilikan saham dihapus

Bagi karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham, masa tunggunya akan dihapus sehingga karyawan yang meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan yang telah mereka bangun.

Program bantuan bagi karyawan terdampak diperpanjang

Gojek juga memperpanjang masa program bantuan bagi karyawan terdampak. Di antaranya mencakup program layanan kesehatan mental, finansial, dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan.

Selain itu, Gojek juga memperpanjang skema asuransi kesehatan bagi karyawan yang terdampak dan juga bagi keluarga mereka, hingga 31 Desember 2020.

co ceo gojek, kevin aluwi (kiri) dan andre soelistyo

Gojek beri bantuan untuk mencari kerja lagi

Gojek juga memperbolehkan karyawan yang di-PHK tetap memiliki laptop mereka untuk membantu mencari peluang lain.

Gojek juga memberikan program outplacement yang akan membantu karyawan yang di-PHK mencari kerja.

“Mencari pekerjaan baru tidak pernah mudah, sehingga kami memberikan program outplacement yang akan membantu setiap orang untuk mencari pekerjaan,” kata Kevin dan Andre.

“Kami sangat berterima kasih bahwa kalian telah memberikan kontribusi berarti bagi kesuksesan Gojek selama bertahun-tahun. Kalian telah menjadi bagian yang bernilai dari sejarah dan perjalanan Gojek; setiap perusahaan akan beruntung untuk memiliki kalian di dalam tim mereka dan kami akan membantu kalian semaksimal mungkin untuk dapat melangkah lebih jauh di perjalanan karir kalian,” ujar Kevin Aluwi, Co-CEO Gojek dalam keterangan resminya, Selasa (23/6/2020).