Tips Ampuh Menghilangkan Bau Badan

0
247

Beda berita – Bau badan selalu dianggap memalukan oleh banyak orang. Tak heran, baik pria atau wanita yang memiliki keringat berlebih dan bau badan yang tak sedap sering mengalami krisis percaya diri.

Untungnya ada cara menghilangkan bau badan yang sudah banyak terbukti ampuh sehingga Anda tak perlu lagi paranoid. Yakni dengan mulai dari menerapkan kebiasaan diri yang bersih atau personal hygiene dan merawat tubuh dengan baik.

Bau badan selalu dikaitkan dengan efek yang ditimbulkan usai tubuh berkeringat. Padahal keringat sendiri tidak berbau. Bau badan muncul akibat bakteri yang tinggal di permukaan kulit saat tubuh berkeringat. Namun, bukan pula bakterinya yang bau.

Merujuk Healthline, ketika tubuh berkeringat, bakteri memecah protein dalam keringat yang menghasilkan asam dan bau. Bau itulah yang kita sebut sebagai bau badan alias BB. Bakteri tumbuh subur di area tubuh yang lembap, seperti ketiak, leher, pangkal paha, seputar kemaluan, paha atas, lipatan perut dan payudara, atau kaki.

Apa pun penyebabnya, Anda masih bisa bernapas lega karena masalah bau badan tak sulit untuk diatasi. Kuncinya, mulai biasakan diri menerapkan hidup bersih dan rajin merawat tubuh.

Berikut 9 hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau badan dengan cepat dan ampuh.

Jangan malas mandi

Mandi dua kali sehari secara teratur dapat mengurangi pertumbuhan bakteri pada kulit. Mengutip WebMD, penggunaan sabun antibakteri atau antiseptik sangat disarankan.

Ketika mandi gosok dan basuh kulit sampai benar-benar bersih terutama di area yang cenderung berkeringat. Pastikan keringat, minyak, dan kotoran hilang, untuk mengusir bakteri pemicu bau badan.

Cukur dan waxing

Sebuah studi yang dilakukan pada 2016 mengungkapkan bahwa mencukur atau mencabut bulu ketiak dengan cara waxing dapat mengurangi bau badan secara signifikan, merujuk National Center for Biotechnology Information. Alasannya, pembersihan lebih optimal pada kulit yang dicukur atau di-wax.

Dalam penelitian tersebut mengungkapkan, bau badan tidak kembali muncul usai bulu ketiak dicukur dan dibilas dengan sabun. Jika Anda menderita karena bau badan atau bau ketek, pertimbangkan untuk mencukur bulunya secara teratur dengan pisau cukur. Datang ke salon untuk waxing juga bisa menjadi pilihan.

Jika Anda tak nyaman mencukur semuanya, trim atau potong dengan gunting juga dapat membantu mengurangi bau badan tak sedap.

Selalu gunakan deodoran

Deodoran memang tidak akan menghindari tubuh dari keringat, tetapi dapat membantu Anda menghentikan sumber bau, yaitu bakteri. Selalu aplikasikan deodoran seusai mandi ketika permukaan tubuh bersih dan kering setidaknya dua kali sehari, pada pagi dan malam hari.

Deodoran membuat bakteri tak nyaman tinggal di ketiak. Deodoran juga membantu menutupi bau badan dengan aroma wanginya. Di sisi lain, kandungan antiperspiran pada deodoran memblokir kelenjar keringat untuk memproduksi lebih banyak keringat.

Jika bau badan Anda sangat menyengat, cari produk dengan persentase bahan aktif yang lebih tinggi.

Jangan sembarang memilih pakaian agar terhindar dari bau badan

Jika Anda merupakan pribadi yang sibuk dan aktif namun mudah berkeringat, direkomendasikan untuk menggunakan pakaian yang longgar dan bahan kain yang breathable seperti katun, linen, sutera, atau wol.

Keempat material ini lebih adem ketika dikenakan, memungkinkan ‘kulit mudah bernapas’, dan keringat lebih cepat menguap. 

Sedangkan pakaian berbahan polyester, spandex, nilon, atau rayon merupakan surga bagi bakteri untuk berkembang biak. Kain berserat sintetis ini cenderung panas dan memerangkap keringat sehingga cepat menimbulkan bau badan.

Sebagai perbandingan, serat wol memiliki kemampuan menyerap uap air atau keringat paling baik, dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pakaian berbahan katun dan 30 kali dari polyester.

Cuci pakaian secara teratur

Mencuci pakaian usai dikenakan bisa sangat membantu mengurangi bau badan. Cuci dan kucek pakaian, terutama di daerah yang rentan menjadi sarang bakteri.

Hindari menggunakan pakaian yang sama berulang kali. Meski tidak semua pakaian perlu dicuci usai dipakai seperti jaket dan sweater, pertimbangkan untuk mencucinya lebih rajin jika Anda cenderung berkeringat banyak dan beraktivitas di luar ruangan.

Kemeja, blouse, T-shirt, pakaian dalam, maupun kaus kaki harus segera dicuci setelah satu kali pemakaian. Dengan selalu mengenakan pakaian baru dan beraroma segar meminimalisasi kemunculan bau badan.

Hindari pelembut kain

Jika Anda pernah mengenakan kemeja bersih namun sudah berbau apek sebelum sampai kantor, bisa jadi itu karena pelembut kain yang dicampurkan ketika mencuci pakaian. Pelembut kain atau fabric softener akan menempel pada permukaan serat pakaian yang mencegah proses penguapan sehingga membuatnya bau apek.

Tak hanya itu, pelembut pakaian juga menyulitkan deterjen untuk masuk ke serat dan menghilangkan keringat, bakteri, dan bau. Bagi orang yang memiliki kulit sensitif, pelembut juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

Cuka

Alih-alih menggunakan pelembut kain, tambahkan secangkir cuka ke dalam cucian Anda untuk mendapatkan aroma yang segar. Anda juga dapat menggunakan 1 cangkir baking soda untuk menyingkirkan bau pada pakaian. Hanya saja jangan mencampur cuka dan soda kue sekaligus pada cucian karena reaksinya akan mematikan satu sama lain.

Jika ada pakaian baunya sangat membandel, rendam pakaian ke dalam 1-2 cangkir cuka dan 2 galon air hangat sebelum kemudian dicuci untuk hasil yang lebih optimal. 

Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Faktor makanan yang dimakan juga berpengaruh pada bau badan Anda. Makanan pemicu bau tak sedap seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombai, paprika, sambal, daging merah, kopi, teh, bahkan alkohol tak hanya membuat nafas bau, tapi tubuh juga.

Jika Anda ingin menghilangkan BB secara alami, ‘berpuasalah’ dari jenis makanan di atas. Sebagai gantinya, konsumsi makan makanan tinggi zinc dan magnesium seperti kerang, tahu, yoghurt, acar, dan buah-buahan yang bisa membantu mengatasi bau tak sedap pada keringat.

Lakukan relaksasi

Stres ternyata juga memicu bau badan. Ketika stres, otak melepaskan adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah. Kemudian sistem saraf memberi sinyal kelenjar keringat apokrin untuk berkeringat.

Keringat yang dipicu stres tidak ada hubungannya dengan suhu eksternal tubuh, tak heran jika kita tidak bisa mengontrolnya dengan mudah.

Kelenjar keringat apokrin terletak di bagian tubuh yang memiliki banyak folikel rambut seperti area genital dan ketiak. Keringat dari kelenjar apokrin cenderung lebih tebal dan lebih kaya protein dan lemak lipid, sehingga tak heran jika bau yang dihasilkan lebih menyengat.

Untuk mengatasi bau badan akibat stres, pertimbangkan untuk melakukan relaksasi seperti yoga atau meditasi. Relaksasi dapat melatih tubuh untuk mengendalikan stres yang memicu keluarnya keringat.

Kesembilan cara menghilangkan bau badan di atas mungkin bisa menjadi langkah awal mengembalikan kepercayaan diri Anda. Cara terbaik untuk melawan bau badan bukan ketika bau itu sudah muncul, melainkan melalui pencegahan dan menerapkan kebersihan tubuh yang baik.