Awal Mula Tersebarnya Virus Corona, Diduga dari Pasar Ini

0
544

Beda Berita – Belakangan penduduk dunia tengah digemparkan dengan virus corona baru. Bermula dari Wuhan, China, kini virus mematikan itu telah menyebar ke sejumlah negara di dunia. Tak terkecuali Amerika Serikat dan Rusia.

Hingga kini, para ilmuwan dunia sedang melakukan penelitian dan riset terkait virus corona ini. Salah satu caranya yaitu dengan menelusuri tempat asal mula virus ini tersebar.

Sejak awal kemunculannya, para ilmuwan telah meneliti lebih dalam mengenai virus corona. Sejumlah peneliti menyebutkan bila virus corona baru ini serupa dengan SARS dan MERS. Sementara, SARS dan MERS berasal dari beberapa hewan hidup seperti kelelawar.

Para ahli kemudian mendalaminya lebih lanjut dan muncul analisis yang memungkinkan virus corona baru berasal dari ular, kelelawar atau bahkan tikus. Sedangkan, hewan-hewan tersebut bisa dengan mudah di dapatkan di Wuhan Seafood and Meat Market. Maka dari itu, ada kemungkinan kuat virus corona baru berasal dari tempat itu.

Diperkuat lagi dengan tersebarnya menu makanan yang dijual di pasar tersebut. Terlihat, banyak sekali makanan yang kebanyakan orang tidak harapkan justru ditawarkan di pasar ini. Menu itu mencantumkan lebih dari 112 jenis hewan yang dijual.

Tidak hanya itu, dalam menu itu juga menggambarkan dagingnya sebagai ‘Baru disembelih, dibekukan dan dikirim ke pintu Anda’. Penjual itu lantas disebut Wild Game Animal Husbandry for the Masses.

Dari Anjing hingga Salamander Raksasa

Dilansir dari Twitter muyixiao, daftar menu yang ditulis dengan Bahasa Mandarin ini menyajikan sejumlah hidangan tak biasa. Dikutip dari World of Buzz, daftar daging yang dijual di pasar basah Wuhan meliputi anjing, landak China, koala, anak serigala, buaya, tikus, ular, reptil hingga salamander raksasa.

Parahnya, pasar ini diketahui memiliki prosedur kebersihan yang kurang dari standar yang ditetapkan. Salah satunya yakni posisi hewan masih hidup dengan sudah mati sangat berdekatan. Bahkan, diletakkan bersampingan.

Wuhan Seafood and Meat Market juga dikenal sebagai salah satu pasar yang banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Tak heran, wabah virus corona Wuhan bisa dengan cepat menular dari satu ke yang lain. Terlebih, sebagian besar dari mereka gemar mengonsumsi daging dari hewan yang tak biasa.

Bukan tanpa alasan, karena faktanya di beberapa budaya China pedesaan, daging ‘eksotis’ dianggap memiliki kualitas lebih tinggi dibanding hewan peliharaan biasa. Maka dari itu, mengonsumsi daging hewan eksotis ini dianggap sebagai simbol status bagi mereka yang masih percaya dengan budaya itu.