Terancam Punah Akibat Lahan Semakin Sempit, Kawanan Ajag Malah Diburu di Bandung

0
112

Beda berita – Teror kawanan ajag atau anjing hutan tak hanya terjadi di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Akibat lahan semakin sempit, dan habitatnya sudah rusak ajag kerap menyerang sejumlah ternak milik warga, seperti baru-baru ini di kecamatan Rongga.

Mamalia dengan nama latin (Cuon alpinus) adalah anjing hutan yang hidup di dataran Asia. Banyak yang beranggapan ajag sama dengan serigala (Canis lupus) Dua subspesies ajag yakni Cuon alpinus javanicus dan Cuon alpinus sumatrensis merupakan anjing hutan asli (endemik) Indonesia yang mendiami pulau Sumatera dan Jawa.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Rongga Lili Sarifudin mengatakan, pihaknya menemukan satu ekor domba milik warga yang diterkam oleh kawanan ajag di Desa Cibedug.

“Kemarin kami sudah koordinasi dengan Dinas Peternakan KBB, apakah anjing itu akan diracun atau bagaimana, intinya akan diburu, kemudian dimusnahkan,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (10/1/2020).

Menurutnya, ada sekitar lima ekor anjing hutan yang terlihat warga saat menerkam domba. Lima ekor itu terdiri dari 3 ekor berwarna hitam, dan dua ekor anjing berwarna hitam dan putih.

“Berdasarkan keterangan warga memang anjing liar itu sering masuk kandang kambing dan memangsanya hingga mati,” katanya.

Sebelumnya, ajag menyerang puluhan ternak di Bunijaya, Gununghalu. Mereka kerap terlihat di Kampung Cihurang, Cadas, Legokbolang, dan Warungkupa.

Sebelumnya, warga setempat Ale Sulaeman mengaku, saat itu dia merasa kaget saat melihat satu ekor ternak domba miliknya ditemukan tewas di kandangnya dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

“Terlihat makhluk itu menggigit dan menyeret ternak saya keluar dari kandangnya, hampir semua ternak di kampung saya dimangsa,” ujarnya.