Landasan “Pancasila Dan Bhineka Tunggal Ika” terkandung Dalam Kitab Sutasoma

0
162

Pancasila adalah landasan dari segala keputusan bangsa dan menjadi ideologi tetap serta mencerminkan kepribadian bangsa. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan yang menjadi dasar dan falsafah negara, pandangan hidup, dan jiwa bangsa demi kepentingan semua komponen dari Sabang sampai Merauke.

Seperti telah dikemukakan tokoh perumusan Pancasila, Ir. Soekarno, salah satu pendiri negara Indonesia yang pertama kali mencetuskan nama Pancasila sebagai nama dasar negara yang dikemukakan bukanlah sebuah sublimasi dari ideologi negara yang ada di dunia.

Istilah “Pancasila” pertama kali dapat ditemukan dalam kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular yang ditulis pada zaman Majapahit (abad ke-14). Dalam istilah tersebut Pancasila diartikan sebagai lima perintah kesusilaan.

Bhinneka Tunggal Ika menjadi magnet semboyan bagi bangsa Indonesia, sebuah konsep multikultural yang mampu mengangkat dan menunjukkan keanekaragaman bangsa yang dilahirkan memiliki perbedaan suku, etnis dan agama yang merupakan sebuah karya sastra agama.

Istilah “Bhineka tunggal ika” juga diambil dari pupuh 139, bait 5 kitab Sutasoma karya Mpu Tantular yang di dalamnya terdapat seloka yang berbunyi : “Bhineka Tunggal ika tan Hana Dharma Mangrua, artinya walaupun berbeda namun satu jua adanya, sebab tidak ada kebenaran yang mendua.

Demikian secara singkat ulasan mengenai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, Dengan ini membuktikan bahwa Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia sudah ada sejak zaman nenek moyang. Jauh sebelum penjajah masuk ke negeri ini. Sesuai ciri ideologi terbuka yang sudah tertanam jauh sebelum terbentuknya republik Indonesia.