Intip Surga Tersembunyi Di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

0
552

Menikmati panorama keindahan alam di Indonesia seolah tak pernah ada habisnya. Diantara banyaknya destinasi wisata di Indonesia, Provinsi Sulawesi Tengah juga turut menghadirkan sajian surga tersembunyi yang jarang terekspos, tepatnya di Parigi Moutong.

Dengan Potensi Alam, bahari, dan ragam corak budaya Kabupaten Parigi Moutong, Destinasi wisata ini tentu bisa menjadi tujuan wisata yang sangat memanjakan kita akan indahnya alam Nusantara.

Kabupaten Parigi Moutong Sebagai Lintas Segi Tiga Emas Sulawesi, yang menghubungkan Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sangat strategis dan potensial dalam pengembangan kepariwisataan, didukung oleh panorama alam yang indah sepanjang jalur jalan Trans Sulawesi mulai dari bagian utara Molosipat sampai ke selatan Maleali.

Berikut Destinasi Pariwisata Alam dan Cagar Budaya di Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah :

12. TUGU KHATULISTIWA

Tak hanya Pontianak saja, tetapi Kabupaten Parigi Moutong juga merupakan daerah yang dilewati garis khatulistiwa. Tepatnya di Desa Sinei, Tinombo Selatan, ada tugu khatulistiwa yang dijadikan juga sebagai tempat wisata. Dari sini, kamu bisa merasakan suasana alam yang begitu unik, yang mana ketika equinox jatuh tiap tanggal 21 Maret dan tanggal 23 September, dimana jarum yang ditempatkan di botol pada titik nol bisa melayang.

11. RUMAH RAJA TOMBOLOTUTU

Rumah Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo

Rumah Raja Tombolotutu ini dapat dijumpai di Kecamatan Tinombo, sekitar 160 Km dari kota Parigi. Raja Tombolotutu yang bergelar Pua Darawati itu, pernah menerima tahta kerajaan Moutong pada Tahun 1877 dalam usia 20 tahun. Situs sejarah ini berada persis di depan lintasan jalan Trans Sulawesi, sehingga mudah dijangkau. Di dalam bangunan situs ini terdapat 2 buah senjata meriam peninggalan Raja, foto dokumentasi, perlengkapan rumah tangga dan beberapa pakaian kerajaan.

10. TARI PAJOGE MARADIKA

Tari Pajoge Maradika

Tari Pajoge Maradika biasanya ditampilkan pada acara perayaan pelantikan seorang raja atau pemimpin daerah, tari ini dibawakan oleh lima orang putri yang mengungkapkan ekspresi kebahagiaan menyambut kehadiran pemimpin yang baru. Tari ini diiringi musik kakula dan seruling Lalove yaitu seruling panjang khas Parigi Moutong yang biasanya di pakai dalam upacara ritual adat.

9. MUSIK TRADISIONAL KAKULA NUADA

Musik tradisional Kakula Nuada

Musik tradisional Kakula Nuada adalah musik khas masyarakat Kaili yang sering ditampilkan pada acara adat ataupun mengiringi tarian tradisional.

8. SYUKURAN PANEN SUKU LAUJE

Syukuran panen Suku Lauje di kec. Tomini dan Palasa

Parigi Moutong terkenal dengan keragaman etnis suku dengan budaya yang beragam pula, mulai dari budaya suku Kaili, Lauje, Tajio, Tialo, Bolano, sampai pada budaya masyarakat Hindu Bali yang memperkaya khasanah budaya di tanah air

Syukuran panen Suku Lauje di kec. Tomini dan Palasa yang bermakna persembahan hasil panen rakyat kepada penguasa alam semesta.

7. LUMPANG BATU / BATU LESUNG

Lumpang Batu / Batu Lesung

Merupakan Benda Cagar Budaya yang terletak di Desa Suli Blaban, Balinggi dengan jarak tempuh ± 4 Km dari jalan Trans.
Batu ini terdiri dari 8 ( Delapan ) Buah yang jaraknya berdekatan.

Batu tersebut yang dipercaya menolak bala dan penyakit. Konon Batu Lesung ini tidak bisa dipindahkan bahkan diinjak atau di duduki oleh orang, sebab batu ini dipercaya berpenghuni Makhluk Halus. Apabila ada yang sengaja memindahkan, menginjak atau mendudukinya maka akan menimbulkan penyakit bagi orang tersebut.

6. TEBING LIKUNGGAVALI

Pengibaran Bendera Tebing Likunggavali – Songulara.com

Tebing Likunggavali terletak sekitar 80 kilometer di sebelah timur Kota Palu atau sekitar 22 Kilometer dari Kota Parigi. Likunggavali merupakan sebuah kawasan pegunungan yang masih alami, sejuk dan berdekatan dengan air terjun. Kokohnya Tebing Likunggavali merupakan dinding batu yang sangat mengagumkan yang berdiri ditengah sungai.

Objek wisata ini merupakan tempat olahraga panjat tebing dengan kecuraman hingga 80 meter dan memiliki sekitar 12 jalur pemanjatan yang sebagian besar dapat digunakan untuk semua nomor lomba dalam olahraga panjat tebing.

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) merekomendasikan lokasi ini sebagai tempat yang tepat untuk penyelenggaraan kejuaraan panjat tebing nasional maupun internasional.

5. PANTAI NALERA

Pantai Nalera Desa Marantale Kecamatan Ampibabo

Pantai Nalera terletak di Desa Marantale Kecamatan Ampibabo. Pantainya berpasir putih sangat cocok untuk mandi dan berjemur. Bila air surut makan akan terbentuk kolam yang dikelilingi oleh karang yang berwarna-warni. Pantai ini berhadapan dengan gunung sehingga menambah keindahan keindahan Panorama alam pada waktu matahari terbit. Pantai ini berjarak 76 KM arah timur Kota Palu dan Obyek Wisata ini berada di Tepi Jalan trans Sulawesi sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan baik roda dua maupun Roda empat kaena letaknya berada pada jalur Trans Sulawesi.

4. PANTAI PURWOSARI

Pantai Purwosari Desa Purwosari

Merupakan salah satu Obyek Wisata yang ramai pengunjung. Terletak di Desa Purwosari dengan jarak tempuh ± 24 km dalam waktu ± ¼ jam dari ibu kota kabupaten.

Selain tempatnya yang ramai pengunjung, obyek wisata bahari ini juga menjadi sasaran atau tempat untuk Melasti ( Kegiatan Sakral Umat Hindu ). Dari tempat ini kita juga bisa melihat panorama alam yang tidak kalah menarik dengan obyek wisata lainnya.

3. PULAU KELELAWAR

Pulau Kelelawar desa Tomoli

Pulau Kelelawar ini terdapat didesa Tomoli dengan jarak ± 60 Km dengan waktu tempuh ± 3 Jam dari kota Parigi, jarak dari pantai ke pulau dapat ditempuh ± 10 menit dengan menggunakan perahu motor yang sudah tersedia, lokasi obyek wisata ini menjadi tempat berkembang biaknya habitat kelelawar yang berwarna kuning, coklat dan hitam. Pulau ini diapit oleh dua tanjung hutan bakau yang berbentuk pintu gerbang.

2. PUNCAK POMPAUSEA

Puncak Pompausea Gunung Labuan Sory Desa Toboli

Puncak Pompausea Gunung Labuan Sory yang ada di Desa Toboli. Tepat dari atas puncak bukit tersebut, kamu bisa menikmati panorama alam laut yang begitu eksotis. Di sini, kamu juga bisa melihat kera terkecil yang ada di dunia, bernama Tarsius Spektrum.

Inilah beberapa destinasi wisata di Parigi Moutong Sulawesi Tengah yang menyumbangkan keindahan Nusantara Indonesia yang sangat kaya akan potensi wisata alam. Banyak sekali “surga tersembunyi” yang memiliki keindahan alami dan menakjubkan. Perpaduan kontur alam, flora, fauna dan budaya negeri kita yang mengisinya menjadi satu paket sajian keindahan untuk dinikmati.