Ikan Teluk Jakarta Beracun Akibat Pencemaran Dan Sampah

0
272
ilustrasi ikan mati

Ketua Forum Komunikasi Ikan Muara Angke, Diding Setiawan mengakui kondisi laut di Teluk Jakarta penuh pencemaran. Hal ini menyebabkan banyak ikan di Teluk Jakarta beracun. Tentu saja menjadi masalah serius bagi warga Jakarta itu sendiri yang mengkonsumsi ikan yang berasal dari teluk Jakarta.

Seperti yang dikutip dari metro.sindonews.com Guru Besar Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Etty Riani mengatakan, ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Teluk Jakarta tak layak dikonsumsi bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker.

Pencemaran logam berat, khususnya merkuri, di Teluk Jakarta, telah sampai pada titik mengkhawatirkan. Seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor menyebut, kini berbahaya untuk mengonsumsi kerang hijau dari perairan itu.

Diding melihat, pencemaran yang terjadi di Teluk Jakarta tak lepas dari limbah pabrik di darat. Limbah itu mengalir dari kali kali di Jakarta hingga ke arah Teluk Jakarta.

Diding Setiawan, Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara. (deny)

Termasuk Pabrik yang berada dibibir Teluk Jakarta. Kata Diding, pabrik kerap membuang limbah disaat hujan deras, sehingga tersamarkan air hujan.

Bahkan untuk membuktikan hal tersebut, Diding mengaku tengah mengawasi dan mengumpulkan sejumlah bukti kuat. Kalau sudah terkumpul, kata dia, pihaknya akan membawa kasus itu ke meja hijau. “Sampai bukti cukup kuat dan lebih dari lima. Kami akan tuntut mereka,” ucapnya. 

Diding mengakui terhadap itu pihaknya tak bisa berbuat banyak. Urusan perut menjadi kendalanya, banyak nelayan kemudian ogah beralih profesi. Alhasil, ikan-ikan terkontaminasi limbah dijual sejumlah nelayanan di sana.