Menghemat Waktu dengan Bahasa Tubuh.

0
304

Bahasa tubuh adalah cara berkomunikasi tanpa kata-kata atau komunikasi nonverbal, kamu bisa menghemat waktu dengan bahasa tubuh. Hal ini terutama diperuntukan untuk orang-orang yang dalam profesinya lebih banyak menghabiskan waktu berbicara dengan orang lain.

Dengan mengetahui arti dari bahasa tubuh lawan bicaramu, kamu bisa membaca pikiran orang tersebut tanpa ia mengeluarkan kata-kata. Dan kamu bisa lebih cepat mengambil tindakan lanjutan atas reaksinya terhadap apa yang kamu ungkapkan.  Tidak perlu kemampuan khusus seperti memiliki indera keenam, beberapa poin tentang bahasa tubuh di bawah ini bisa membantu kamu untuk membaca pikiran lawan bicaramu saat kamu berbicara dengannya.

Sebelum mencoba tips sederhana ini, perhatikan dulu kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan oleh lawan bicaramu, setelah itu saat kamu berbicara perhatikan kembali adakah gerakan tambahan yang tidak sama seperti sebelumnya.

  1. Ketika berbicara cobalah menatap mata lawan bicara, coba ceritakan sesuatu yang santai atau ungkapan pendapat kamu tentang sesuatu hal tanpa melakukan gerakan tubuh. Jika lawan bicaramu sedang menatapmu cobalah untuk menyentuh hidung, menggaruk rambut atau gerakan sederhana yang bisa dilakukan tangan. Jika tanpa sadar lawan bicaramu mengikuti gerakan tersebut, bahasa tubuhnya menandakan ia menyimak apa yang kamu katakan, tertarik dengan obrolan itu atau bahkan menyetujui pendapatmu.
  2. Saat kamu berbicara, lawan bicaramu menaruh tangan di seputar mulut seperti menaruh jari di dekat mulut atau menutup mulut. Bahasa tubuh Ini berarti ia tidak setuju dengan apa yang kamu ungkapkan, ia mempunyai pendapat lain dan bisa jadi ada sesuatu yang tidak ia ungkapkan.
  3. Bahasa tubuh dengan gerakan menyilangkan tangan atau menyilangkan kaki juga bisa berarti seseorang itu tidak setuju atau simpati kepada kamu
  4. Jangan salah artikan bahasa tubuh lawan bicara yang memiringkan kepalanya saat menyimak apa yang kamu katakan, ini artinya ia nyaman dengan pembicaran itu dan simpati kepada kamu.
  5. Jika lawan bicaramu seringkali memejamkan mata atau menggosok matanya atau mengetukan jarinya, bahasa tubuh ini menandakan ia bosan dengan obrolan kalian.
  6. ketika lawan bicaramu seringkali mengalihkan pandangan dengan menundukan matanya saat kamu berbicara dan menatapnya ini artinya mungkin ia merasa kurang percaya diri di hadapanmu, selayaknya kamu berbicara kepada orang yang usianya lebih muda atau anak kecil. Mereka meminta empati lebih dari kamu.

Poin-poin tadi hanyalah potongan kecil dari bahasa tubuh yang termasuk kedalam ilmu psikologi komunikasi. Jika kamu mempelajarinya lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan untuk kamu bisa mengontrol pikiran orang lain, karena dengan mudah kamu bisa mengetahui karakter seseorang bahkan tanpa melalui komunikasi verbal.

Seperti yang dikatakan oleh Sigmun Freud  pendiri aliran psikoanalisis dalam ilmu psikologi, “Tidak ada manusia yang bisa menyimpan rahasia bila bibirnya diam, ia akan berceloteh dengan ujung jarinya. Rahasia terbersit dari seluruh pori-pori kulitnya.”

Tertarik untuk mencoba?